Waspada!!..10 Kesalahan dalam Berwudhu yang Bisa Membuat Sholat Sia-Siadan Batal Seumur Hidup
Wudhu merupakan kunci utama sahnya sholat seorang Muslim. Namun, seringkali kita meremehkan tata cara berwudhu sehingga tanpa sadar melakukan kesalahan yang dapat membatalkan kesucian atau bahkan berakibat buruk di akhirat. Berikut adalah ringkasan mengenai kesalahan-kesalahan dalam berwudhu yang perlu dijauhi:
1. Tidak Membaca Basmalah
Salah satu kesalahan awal adalah sengaja tidak membaca basmalah saat memulai wudu. Rasulullah SAW menekankan pentingnya menyebut nama Allah sebelum memulai bersuci.
2. Membasuh Anggota Wudhu dengan Tidak Sempurna
Seringkali bagian tumit atau sela-sela jari tidak terkena air. Rasulullah SAW pernah memperingatkan tentang "celaka bagi tumit-tumit yang tidak terkena air wudhu dari api neraka." Pastikan seluruh permukaan kulit yang wajib dibasuh telah rata terkena air.
3. Membasuh Anggota Wudhu Lebih dari Tiga Kali
Membasuh lebih dari tiga kali seringkali disebabkan oleh rasa was-was dari setan. Nabi SAW tidak pernah menambah cucian wudhu lebih dari tiga kali, dan berlebih-lebihan dalam hal ini dianggap melampaui batas.
4. Boros dalam Penggunaan Air
Islam melarang sikap berlebih-lebihan, termasuk dalam penggunaan air wudhu. Gunakanlah air secukupnya sesuai kebutuhan dan jangan membiarkan air mengalir sia-sia tanpa digunakan.
5. Menyebut Nama Allah di Dalam Kamar Mandi/WC
Kamar mandi adalah tempat yang kurang layak untuk berzikir atau menyebut nama Allah. Disarankan untuk membaca doa atau basmalah di luar kamar mandi jika tempat wudhunya menyatu dengan WC.
6. Beristinja (Cebok) Setelah Kentut
Masih ada anggapan salah bahwa jika seseorang kentut, ia harus melakukan istinja (cebok) terlebih dahulu sebelum wudhu. Padahal, kentut hanya mewajibkan wudhu, bukan istinja. Istinja hanya dilakukan setelah buang air kecil atau besar.
7. Tidak Berwudhu Setelah Tidur Lelap
Tidur yang lelap hingga tidak menyadari keadaan sekitar membatalkan wudhu. Jika seseorang tertidur dalam kondisi tersebut, ia wajib melakukan wudhu kembali sebelum melaksanakan sholat.
8. Meninggalkan Istinsyaq dan Istinstar
Istinsyaq adalah menghirup air ke hidung, dan istinstar adalah mengeluarkannya kembali. Banyak orang hanya menyentuh ujung hidung dengan jari basah, padahal cara yang benar adalah menghirup air tersebut dengan kuat ke dalam hidung.
9. Tidak Tertib (Berurutan)
Wudhu harus dilakukan sesuai urutan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Mengacak-acak urutan anggota tubuh yang dibasuh dapat menyebabkan wudhu menjadi tidak sah.
10. Salah Niat
Niat adalah pondasi setiap amal. Pastikan niat berwudhu tulus karena Allah SWT untuk menghilangkan hadas, bukan sekadar untuk menyegarkan diri atau tujuan duniawi lainnya.
Semoga dengan memperbaiki tata cara berwudhu, ibadah sholat kita menjadi lebih sempurna dan diterima oleh Allah SWT.